Puma dan Kehidupan Masyarakatnya


Puma dan Kehidupan Masyarakatnya

Pulau Makasar atau disingkat Puma, adalah pulau yang terletak di Kota Baubau. Pulau yang menjadi tempat kelahiran saya. Dari Sekolah Dasar sampai SMK, saya bersekolah di situ. Masyarakat Puma kebanyakan merantau, terutama para suami-suami yang asli dari Puma. Bagi pegawai, mereka stay di Puma, begitupun para pengrajin kayu, Tukang, mereka jarang atau bahkan tidak merantau. Berbeda dengan nelayan, yang tidak menentu hasilnya, di tambah hasil laut yang dulu beda dengan sekarang. Jadi tidak ada pilihan lain untuk merantau ke daerah-daerah untuk membiayai hidup keluarga. 

Kurangnya perhatian terhadap pendidikan membuat Puma kian tak berkembang. Para orangtua, masih menggunakan tradisi-tradisi lama dalam menjalani hari begitupun saat mendidik anak mereka. Saya, kalau tidak melanjutkan pendidikan, tudak akan berkembang sampai sekarang. 

Saya akan menjelaskan tradisi-tradisi entah dalam hal mendidik anak, tentang keluarga, pasangan, dansebagainya. Mungkin saja ada persamaan dengan daerah-daerah lainnya. Yang saya tulis ini adalah apa yang saya amati yang terjadi di Pulau kelahiran saya. Berikut penjelasannya.

1. Perempuan yang rajin dan pintar beres-beres rumah menjadi menantu idaman

2. Lelaki yang banyak uangnya menjadi hal terpenting

3. Mindsetnya, anak akan sadar jika dipukuli

4. Menikah dengan sama-sama orang Puma selalu diutamakan. 

Dan masih banyak lagi. Tapi sampai di sini dulu. 



Komentar

Postingan Populer